1. Bahan Poliolefin:
Cocok untuk film, serat datar, komponen berdinding tebal, dan polipropilena yang dimodifikasi dengan benturan (TPO), serta produk polietilena densitas tinggi (HDPE). Secara efektif menghambat penuaan foto-oksidatif, memperpanjang masa pakai di luar ruangan, dan khususnya cocok untuk produk berdinding tebal.
2. Bahan Resin Styrene:
Kompatibel dengan polistiren (PS), polistiren berdampak tinggi (HIPS), ABS, SAN, ASA, dll., ini meningkatkan ketahanan penuaan ringan pada material, mempertahankan penampilan dan kekuatan mekanis yang stabil, serta mengurangi perubahan warna dan keretakan.
3. Plastik Rekayasa:
Cocok untuk plastik rekayasa seperti poliamida (PA), poliasetal (POM), dan poliester (PET, PBT), mencegah degradasi kinerja yang disebabkan oleh paparan cahaya, menjaga stabilitas struktural, dan kompatibel dengan cetakan injeksi, ekstrusi, dan teknik pemrosesan lainnya.
4. Bahan Poliuretan:
Ditambahkan ke busa poliuretan, elastomer, pelapis, dan produk lainnya, ini meningkatkan ketahanan terhadap cuaca, memperpanjang masa pakai produk di luar ruangan atau lingkungan yang terpapar cahaya, dan meningkatkan efek anti-penuaan.
5. Bahan Polimer Lainnya:
Digunakan dalam poliester tak jenuh, polivinil klorida (PVC), dan elastomer termoplastik (seperti EPDM, SBS, dll.), dapat digabungkan dengan antioksidan dan penyerap UV untuk meningkatkan kinerja anti-penuaan secara sinergis. Beberapa tingkatan cocok untuk produk poliolefin yang bersentuhan dengan makanan (sesuai dengan peraturan yang relevan).
Ulasan
Belum ada ulasan.