1. Pereaksi Pasangan Ion dalam Analisis Kromatografi:
Digunakan sebagai reagen pasangan ion dalam kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC) dan analisis kromatografi cair-spektrometri massa (LC-MS), reagen ini meningkatkan bentuk puncak kromatografi dan efek pemisahan senyawa dasar. Biasanya digunakan dalam analisis kuantitatif zat-zat dasar dalam obat-obatan dan sampel biologis.
2. Pereaksi Derivatisasi dalam Analisis Biokimia:
Digunakan sebagai reagen derivatisasi untuk mendeteksi antibiotik aminoglikosida, meningkatkan sensitivitas deteksi; juga dapat digunakan dalam pengurutan protein, membantu penelitian biokimia seperti analisis urutan asam amino.
3. Katalis Sintesis Organik dan Menengah:
Karena keasamannya yang kuat, ia dapat digunakan sebagai katalisator untuk esterifikasi, eterifikasi, dan reaksi lainnya; ia juga merupakan perantara utama dalam pembuatan bahan kimia yang mengandung fluor, zat antara farmasi, dan polimer yang mengandung fluor.
4. Bahan Baku Surfaktan dan Polimer yang Mengandung Fluor:
Digunakan dalam sintesis surfaktan yang mengandung fluor, yang dapat diaplikasikan pada pelapis, tinta, dan bidang lainnya untuk meningkatkan sifat pembasahan dan perataan; juga dapat digunakan untuk membuat polimer seperti fluorokarbon dan akrilat berfluorinasi, yang meningkatkan ketahanan kimiawi dan sifat permukaan bahan.
5. Bahan Kimia untuk Industri Elektronik:
Dalam industri elektronik, ini dapat digunakan sebagai bahan etsa dan pembersih untuk pemrosesan presisi komponen elektronik seperti semikonduktor dan papan sirkuit; ini juga dapat digunakan sebagai bahan tambahan pada pelumas untuk meningkatkan efek pelumasan.
6. Pestisida dan Bahan Kimia Tambahan:
Dapat digunakan dalam sintesis pestisida seperti insektisida dan fungisida; juga dapat bertindak sebagai aktivator, pengasam, dan aditif lainnya dalam sintesis produk kimia seperti karet sintetis, mengoptimalkan kinerja produk.