1. Bahan Polimer Tahan Api:
Digunakan untuk perawatan tahan api pada berbagai jenis plastik seperti busa poliuretan, poliester, resin epoksi, polivinil klorida (PVC), polistiren, dan resin fenolik, serta memberikan efek plastisisasi, meningkatkan kinerja pemrosesan material dan ketahanan terhadap api.
2. Bahan Isolasi Bangunan:
Diterapkan pada bahan insulasi bangunan seperti papan insulasi poliuretan dan lapisan insulasi semprot poliuretan, meningkatkan ketahanan terhadap api, mengurangi risiko kebakaran, dan memastikan keamanan bangunan.
3. Peralatan Elektronik dan Listrik:
Digunakan pada selubung plastik, papan sirkuit, kabel dan kawat, serta bahan insulasi komponen elektronik pada produk elektronik dan listrik, sehingga meningkatkan tingkat keamanan kebakaran pada produk tersebut.
4. Industri Transportasi:
Ditambahkan ke bahan plastik dan busa pada bahan interior otomotif, kursi kereta api, interior pesawat terbang, dll., yang memenuhi persyaratan ketahanan api yang ketat di sektor transportasi.
5. Tekstil dan Furnitur:
Digunakan pada finishing tahan api pada tekstil, karpet, dan bahan busa pada furnitur, meningkatkan ketahanan api pada produk konsumen dan mengurangi bahaya kebakaran.
6. Pelapis dan Perekat:
Digunakan sebagai aditif tahan api pada pelapis, perekat, dan produk kimia lainnya, memberikan sifat tahan api pada produk dan memperluas aplikasinya dalam skenario dengan persyaratan keselamatan kebakaran yang tinggi.
7. Produk Karet:
Digunakan untuk perawatan tahan api pada produk karet, sekaligus meningkatkan kinerja pemrosesan dan fleksibilitas karet, cocok untuk segel karet, selang karet, dan produk lainnya.